Thursday, September 08, 2011

Kasihani Perut Anda


Al-Batn (perut) merupakan symbol kepada apa yang dimasukkan ke dalam perut kita iaitu makanan. Kita perlu menjaga makanan kita dan memerhatikan apa yang digunakan untuk tubuh kita ini. Adakah ianya halal atau haram. Jiwa kita ini lah yang akan menerima kesan yang buruk jika bersumberkan kepada makanan atau minuman yang tidak halal(haram)

Nabi S.A.W ada bersabda;


“Setiap daging yang tumbuh dari yang haram maka nerakalah tempatnya”

Penggunaan kata an-nar (neraka) dalam sabdaan baginda itu tidak hanya membawa erti neraka akhirat, tetapi juga membawa erti neraka dunia yang mana neraka dunia ini termasuklah keresahan jiqa, kekerasan, kehancuran dan sebagainya. Makanan yang haram akan membuat hati kita tidak pernah puas, malas untuk beramal, tidak mahu beribadah, serta menjadi punca doanya tidak diterima oleh Allah


Allah telah perintahkan kita dalam Al – Quran untuk makan makanan yang halal lagi baik.


Antara lain, saya nukilkan di sini sebuah kisah sahabat yang unggul iaitu Abu Bakar.


“Pada suatu ketika, Abu Bakar telah diberi makanan oleh seseorang di Madinah dan beliau terus memakan makanan tersebut. Setelah itu, barulah Abu Bakar tersedar lalu terus menanyakan sumber makanan yang telah dimakannya tadi. Ternyata makanan itu tadi tidak jelas sumbernya itu. Kemudian, Abu Bakar tanpa ragu – ragu telah memuntahkan seluruh isi perutnya demi menjaga sumber makanannya agar jangan ada kepada yang syubhah menyentuh tubuhnya."


Oleh itu, kita pada hari ini perlulah menitikberatkan sumber pemakanan kita agar
jangan sampai termakan hatta yang syubhah sekalipun. Insyaallah.


MAKANAN – MAKANAN YANG PERNAH DIMAKAN NABI S.A.W


1- Daging (unta, sapi, kibas, kambing, ayam, kijang jantan, burung yg halal dimakan, ikan yg baik yg dikeringkan dengan sinar matahari atau dimasak bersama kuah atau tidak).

2- Kurma.

3- Roti yang direndam dalam kuah dengan beberapa potong daging.

4- cuka.

5- roti yang dibuat dari tepung barli atau gandum.

6- minyak zaitun, mentega.

7- keju.

8- labu, timun, tembikai.

9- madu.

10- Anggur, anggur kering(kismis)

So, sama – samalah kita usaha untuk mengamalkan sunnah Baginda S.A.W. Insyaallah…

Tuesday, September 06, 2011

Apakah Sebenarnya Makanan Jiwa?

Assalamualaikum


Sejak kita dilahirkan ke bumi, berapa puluh tahun yang lalu, sudah berapa banyak kita membiarkan hati kita di dominasi Syahwat dan Hawa Nafsu?

Pada dasarnya, Jiwa kita ini seperti juga jasad yang memerlukan makanan, demikian pula dengan Jiwa.

Jasad memerlukan makanan berupa karbohidrat, vitamin, mineral, protein, dan sebagainya. Jiwa juga memerlukan makanan, seperti solat, zikir, puasa, dan sebagainya.

Katakan dalam sehari manusia pada umumnya memerlukan makan 3 kali, dengan kadar karbohidrat, vitamin, mineral, protein tertentu. Apabila ini tidak dipenuhi maka manusia akan sakit dan jika terlalu lama mungkin juga akan mati.

Begitu juga dengan jiwa kita dalam sehari Allah telah menentukan makanan minimanya.Sebagai contoh seperti tertera dibawah:

MAKANAN JUMLAH KADAR
==========================================
Subuh 2 Rakaat 200
Dzuhur 4 Rakaat 400
Ashar 4 Rakaat 400
Maghrib 3 Rakaat 300
Isya 4 Rakaat 400
----------------------------------------------------------------------------
Jumlah 17 Rakaat 1700
==========================================
Dalam sehari Allah meletakkan jumlah minima 1700 nilai (contoh ) bagi makanan jiwa kita.

Namun ketika subuh kita solat sambil mengantuk, mungkin nilainya hanya 50.Dzuhur masih sibuk dengan kerja nilainya mungkin 20. Asar sudah hampir pulang bekerja, nilainya mungkin 40. Maghrib sudah sampai rumah tapi masih keletihan, mungkin nilainya 60. Isya mungkin dapat sedikit konsentrasi nilainya 400.

Namun dalm sehari itu lah jumlah yang dikonsumsi oleh Jiwa ,hanya bernilai 570. Jauh dari nilai minima 1700. Dan selama puluhan tahun, sepanjang hari kita ternyata amat kurang dalam memberikan makanan yang secukupnya pada jiwa kita.

Apa yang akan terjadi? Jiwa kita akan sakit. Nafsu juga akan sakit. Mungkin sekarang ini sudah sampai ke tahap lumpuh, buta, tuli, dan bisu, atau mungkin mati ! Nauzubillah min zalik

Itulah yang dikatakan Allah dalam firmanya yang bermaksud:
Mereka tuli, bisu, dan buta, maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang benar), (QS. 2:18)

Kita tidak menyedari, bahwa dengan perjalanan hidup kita selama puluh tahun, dengan memberikan makanan yang kurang terhadap Jiwa kita dan membiarkan didominasi oleh Hawa Nafsu dan Syahwat, Jiwa (hati) kita menjadi lumpuh, buta, tuli, bisu, bahkan mungkin akan mati.


Saturday, August 27, 2011

Mengapa Hawa Tercipta Saat Adam Tertidur?


Seorang laki-laki jika dia kesakitan, maka dia akan membenci dan tidak suka kerana menyakitinya. Sebaliknya wanita, saat dia kesakitan, maka semakin bertambah sayang dan cintanya, Seandainya Hawa diciptakan dari Adam As saat Adam terjaga, pastilah Adam akan merasakan sakit keluarnya Hawa dari sulbinya, hingga dia membenci Hawa. Akan tetapi Hawa diciptakan dari Adam saat dia tertidur, agar Adam tidak merasakan sakit dan tidak membenci Hawa. Sementara seorang wanita akan melahirkan dalam keadaan terjaga, melihat kematian dihadapannya, namun semakin sayang dan cintanya kepada anak yang dilahirkan bahkan ia akan menebusnya dengan kehidupannya.
 
Sesungguhnya Allah menciptakan Hawa dari tulang rusuk yang bengkok yang tugasnya adalah melindungi Qalbu(jantung, hati nurani). Oleh karena itu, tugas Hawa adalah menjaga qalbu. Kemudian Allah menjadikan nya bengkok untuk melindungi qalbu dari sisi yang kedua. Sementara Adam diciptakan dari tanah, dia akan menjadi petani, tukang batu, tukang besi, dan tukang kayu. Wanita selalu berinteraksi dengan perasaaan, dengan hati, dan wanita akan menjadi seorang ibu yang penuh kasih sayang, seorang saudari yang penyayang, seorang puteri yang manja, dan seorang isteri yang penurut.

Dan wajib bagi Adam untuk tidak berusaha meluruskan tulang yang bengkok tersebut, seperti yang dikhabarkan oleh Nabi Muhammad SAW,


“Jika seorang lelaki meluruskan yang bengkok tersebut dengan serta merta, maka dia akan mematahkannya.”


Maksudnya adalah dengan kebengkokkan tersebut adalah perasaan yang ada pada diri seorang wanita yang mengalahkan perasaan seorang laki-laki.
 

Maka wahai Adam janganlah merendahkan perasaan Hawa, dia memang diciptakan seperti itu. Apabila seseorang wanita mengatakan dia sedang bersedih, tetapi dia tidak menitikkan airmata, itu berarti dia sedang menangis di dalam hatinya. Apabila dia tidak menghiraukan kamu setelah kamu menyakiti hatinya, lebih baik beri dia waktu untuk menenangkan hatinya sebelum kamu meminta maaf. Dan wanita sukar untuk mencari sesuatu yang dia benci untuk orang yang paling dia sayang.

Fikir-fikirkanlah....

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...